Permintaan perjalanan global terus meningkat hingga tahun 2026. Menurut IATA, perjalanan internasional mencapai rekor tertinggi pada tahun 2025, dengan pertumbuhan tahun ke tahun dan tingkat keterisian penumpang yang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Meskipun pertumbuhannya sedikit melambat, data menunjukkan perubahan yang jelas: semakin banyak orang yang bepergian lebih sering, dan pesawat lebih penuh dari sebelumnya.

Oleh nateemee
Seiring dengan meningkatnya frekuensi perjalanan para wisatawan dan semakin banyaknya rencana perjalanan spontan, pasar perjalanan bergeser dari liburan sekali jalan menjadi gaya hidup yang siap bepergian dan pengalaman perjalanan yang berkelanjutan.
Pada tahun 2026, perjalanan internasional akan lebih sedikit tentang pelarian dan lebih banyak tentang gaya hidup. Data Booking.com menunjukkan bahwa wisatawan global merencanakan perjalanan yang lebih singkat dan lebih sering, sering kali dipicu oleh momen-momen kehidupan daripada periode liburan tradisional. 67% wisatawan mengatakan bahwa spontanitas atau merayakan momen-momen kecil dalam hidup (seperti menyelesaikan proyek kerja atau mencapai tujuan pribadi) adalah alasan yang cukup untuk memesan perjalanan.

Oleh Prostock-studio
Kesejahteraan berkembang menjadi salah satu tren perjalanan paling menonjol pada tahun 2026. Booking.com melaporkan bahwa 80% wisatawan terbuka terhadap “glowcations” - perjalanan yang berfokus pada istirahat, perawatan kulit, dan pemeliharaan diri.
Meningkatnya minat terhadap perjalanan berkelanjutan dan pengalaman yang berfokus pada kesehatan menunjukkan bahwa perjalanan kini dianggap sebagai bagian dari menjaga gaya hidup sehat. Tren ini juga bersinggungan dengan perjalanan alam yang tenang, di mana orang-orang mencari destinasi terpencil untuk ketenangan dan kejernihan pikiran, bukan zona wisata yang ramai.

Oleh sloomstudio
Laporan tren Expedia menyoroti bahwa wisatawan tidak lagi hanya memilih destinasi untuk berwisata, tetapi juga untuk menikmati kisah kuliner dan penemuan budaya. Makanan lokal otentik dan destinasi mikro yang terinspirasi media sosial menjadi pengaruh utama dalam perencanaan perjalanan. Pengalaman perjalanan ini mendorong industri ini menjauh dari rencana perjalanan umum dan menuju perjalanan khusus yang dipimpin oleh desain yang terasa pribadi dan bermakna.

Oleh bengalnomad
Laporan Skyscanner tentang Pergeseran Ketinggian menunjukkan peningkatan pemesanan ke kota-kota pegunungan, destinasi tepi danau, dan kawasan alam terpencil. Para pelancong global ini mencari udara bersih, pemandangan indah, dan lingkungan dengan kepadatan rendah, yang mencerminkan keinginan akan ruang pribadi dan kejernihan pikiran selama perjalanan.
Hal ini menandakan pertumbuhan berkelanjutan dalam perjalanan berkelanjutan, tidak hanya dalam hal kebijakan lingkungan, tetapi juga dalam hal bagaimana para pelancong ingin merasakan perjalanan mereka.

Oleh Galyna_Andrushko
Pola lain yang mencolok dalam tren perjalanan 2026 adalah maraknya perjalanan berbasis identitas, di mana orang memesan perjalanan berdasarkan literatur, film, topik budaya khusus, atau inspirasi gaya hidup kreatif. Alih-alih wisata tradisional, para pelancong menginginkan pengalaman yang mencerminkan makna dan identitas pribadi.
Hal ini juga mendorong minat terhadap penginapan butik bertema, lokasi warisan budaya, dan aktivitas lokal yang imersif, bukan rute wisata standar.

Oleh BLACKDAY
Alih-alih hanya mencari opsi murah, wisatawan kini mencari pengalaman “nilai terbaik”, yang menyeimbangkan kenyamanan, fleksibilitas, dan keadilan harga. Expedia mencatat bahwa wisatawan bersedia mengeluarkan lebih banyak uang jika pengalaman perjalanan secara keseluruhan terasa berharga dan efisien. Pergeseran ini menandakan pasar perjalanan yang lebih matang, di mana pelanggan terinformasi, didorong oleh ekspektasi, dan responsif terhadap nilai.

Perencanaan berbasis AI menjadi hal yang sangat penting dalam perjalanan tahun 2026. Wisatawan mengharapkan alat digital untuk:
38% wisatawan mengatakan mereka akan menggunakan AI untuk mencari teman perjalanan atau mengoptimalkan rute, yang menunjukkan betapa terintegrasinya perilaku perjalanan dan teknologi saat ini.

Oleh vadymvdrobot
Industri perjalanan dan pariwisata pada tahun 2026 ditandai oleh:
Perjalanan tidak lagi sekadar istirahat dari kehidupan sehari-hari, melainkan menjadi bagian yang terstruktur dan ekspresif darinya.