Pertemuan Produsen Kunci 2026 berlangsung di Chongqing, yang dihadiri oleh perwakilan dari 13 pabrik berlisensi.
Pada pagi hari tanggal 27 April, CEO Travel Sentry Maya Hall membuka acara tersebut di Sheraton Chongqing. Ia mengungkapkan kegembiraannya menjelajahi kota ini untuk pertama kalinya, sambil mencatat bahwa kegembiraan berwisata tetap tak tergantikan meskipun ada ketidakpastian global belakangan ini. Ia menekankan bahwa melindungi pengalaman berwisata ini adalah misi utama Travel Sentry dan para mitranya.

COO Tim Meade melanjutkan dengan pidato kunci bertajuk "Memanfaatkan Kekuatan dan Menghindari Perang Harga." Ia mendorong para produsen untuk mengembangkan pasar bersama melalui persaingan sehat daripada persaingan internal. Tim mencatat bahwa meskipun faktor eksternal tetap tidak dapat diprediksi, data kuartal pertama menunjukkan tren yang sangat optimis. Ia menyoroti bahwa Travel Sentry tetap sangat kompetitif, dengan banyak perusahaan baru mengajukan permohonan lisensi, dan berjanji untuk membantu mitra menyempurnakan strategi mereka agar lebih sesuai dengan permintaan pasar.

CFO Yves Perrenoud memberikan analisis mendalam mengenai kondisi industri dan juga membagikan data IATA untuk memberikan gambaran yang lebih luas. Meskipun tahun ini penuh gejolak, Yves mengumumkan bahwa jaringan Travel Sentry telah berkembang ke lebih dari 80 negara dan 800 bandara utama, dengan pertumbuhan signifikan di Maladewa, Mongolia, dan Meksiko.

Sesi sore hari menampilkan beberapa laporan khusus:
Pertemuan ditutup dengan tur budaya di Chongqing. Para peserta mengunjungi ukiran batu kuno Dazu, menyaksikan kereta api yang melintasi bangunan di Stasiun Liziba, menikmati hotpot Sichuan otentik, dan mengikuti pelayaran malam di sepanjang Sungai Yangtze dan Jialing.
